Karena kangen suami sudah terlalu mainstream :p, kali ini mau cerita kalau kangen nulis saja. Blog ini dulunya dibuat untuk tulisan yang baku, cukup formal dan sejenisnya. Namun rasanya lama-lama mati suri juga kalau tidak diisi dan saya terlalu malas untuk pindah ke blog satunya kalau cuman buat menumpahkan uneg-uneg.

Menulis selalu bisa jadi salah satu aktifitas yang melegakan bagi saya, terutama blog atau catatan harian. Sebenarnya sekarang pun masih suka menulis tetapi berakhir sebagai draft saja atau sekedar ketik-ketik di smartphone terus dihapus. Tulisan ngalor-ngidul gitu lah kebanyakan, tapi ada kalanya juga rada berat atau panjang. Kalau tulisan yang serius sih, cukup zaman kuliah dan kerja paruh waktu saja. Itu saja bisa sampai bikin muntah-muntah (eh itu thesis ding dan dikerjain pas hamil muda jadi memang beneran sampai muntah).

Sosial media yang aktif sekarang tinggal satu jadi biasanya di sana tiba-tiba bisa bikin caption panjang. Facebook sudah tidak dibuka sejak setahun lalu (jadi kalau merasa komentar tapi tidak ada balasan, mohon maaf) dan twitter juga sudah jarang buka. Catatan di smartphone sering tapi terus dihapus :D. Padahal kadang rasanya kepala penuh banget dan sepertinya kalau bisa ditumpahkan isinya bakal lega. Namun apa daya, kecepatan jemari tak berbanding dengan kecepatan otak, hilang deh :D. 

Intinya saya kangen nulis lagi. 

Advertisements

One thought on “Kangen 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s