Lima tahun lebih di Jepang, dapat apa saja?

Alhamdulillah alladzi bini’matihi tatimus sholihat. All I can say is so many things, living here is a great experience indeed. 

Lima tahun lebih di Jepang tapi Bahasa Jepang kayanya beberapa tahun terakhir rasanya jalan di tempat. Namun, setidaknya saya masih bisa survived dengan urusan harian bahkan urusan dengan rumah sakit. Urusan dengan rumah sakit ada terus selama dua setengah tahun ini, mulai dari cek rutin kehamilan, melahirkan, cek kesehatan anak, hamil & melahirkan lagi. Hampir semuanya saya urus sendiri karena bertepatan hari kerja tentunya suami tidak bisa menemani. Biarpun akhirnya tidak bersertifikat JLPT (soalnya saya malas ambil lagi karena pelit dan males buang waktu –> lebih tepatnya takut gagal lagi haha), bagi saya sudah cukup tenang bisa menyelesaikan urusan harian, cek bahan makanan dan rumah sakit tanpa tergantung orang lain untuk menerjemahkan. 

Kalau ditanya pencapaian di aspek kehidupan lain, rasanya kok biasa-biasa saja. Alhamdulillah lulus kuliah tepat waktu, nikah dan dapat amanah 2 anak dalam waktu berdekatan. Bagi saya ini proses berharga. Ada jatuh bangun, tangis dan tawa yang semuanya makin terasa bermakna karena hampir semuanya dilakukan di Jepang ini, jauh dari keluarga. 

Lalu tibalah juga hal yang mungkin enggan dihadapi orang-orang yang begitu cinta dengan Jepang, meninggalkan Jepang seterusnya alias back for good. Tinggal sebulan lagi kami di sini. In syaa Allah, awal Juli akan pulang seterusnya ke Indonesia. Rasanya? Campur-campur. Jepang adalah “jodoh” yang bolak-balik bertemu dengan kehidupan saya. Datang pertama kali 2002 untuk 6 pekan. Lalu impian untuk kembali terus ada hingga bisa datang lagi tahun 2006 dan 2007 hingga 2008. Ternyata Allah tetap bermurah hati memberi saya kesempatan datang lagi 2010 hingga sekarang. Masih bisa kembali tidak ya? Allahu a’lam…  

Jepang bagi saya seperti sudah jadi bagian yang tak terpisah. Ini bukan sekedar pengalaman melihat sakura, naik Gunung Fuji, dan pengalaman duniawi lainnya. Namun lebih dari itu, di sini saya tertempa jadi pribadi yang lebih baik dan tempat saya  memantapkan langkah lebih baik untuk menuju tujuan hidup saya yaitu kembali ke kampung halaman sejati, jannah. Saya suka & nyaman tinggal di Jepang, tapi saya lebih cinta Allah dan impian keluarga kecil saya. Lagipula suami juga sudah 11 tahun lebih tinggal di sini. Ada impian dan tujuan hidup lebih besar yang ingin dicapai dan saya in syaa Allah istiqomah dengan komitmen saya: prioritas adalah Allah dan Allah lagi. Tentang Jepang, kalau jodoh biidznillah suatu saat akan bisa kembali. Kalaupun tidak, Alhamdulillah sudah bisa merasakan banyak hal selama ini. 

Advertisements

5 thoughts on “Kalau Jodoh, In syaa Allaah Kembali

  1. mbakyuuuuu… Alhamdulillah. Semoga dilancarkan dan barokah selalu urusannya yaa. Dinanti kepulangannya ;). PS: domisili Indonesia di mana mbak? Surabaya/ Jogja/ Jakarta?

  2. mbak Istiii…
    nyesek bacanya,
    aku gak pernah begitu suka Jepang, pas dpt ke Saga gakau, baca blog mbak e jadi tertarik,
    trus dateng ke Saga, tinggal di sana…cintaku tumbuh, tsaah
    dan honto ni, aku nyesek bgt mbayangin saat2 kayak di atas,
    all the best for your future endeavour

    1. Hahaha, qodarullah ya Jeng…, kok ya nemu blog ku dan bisa tertarik ke Saga. Sekarang, entah kenapa belum beneran kerasa “nyesek”nya, mungkin belum… Kadang ga pingin mikirin…, sudah habis berliter-liter air mata (halah!!) di kepulangan yg dulu… Padahal tinggal berapa hari, tapi ga mau bayangin ntar gimana. Dan beneran skrg, rasanya fifty fifty…, ga berani bilang apa2 kecuali Allah tahu yang terbaik…

  3. Insha Allah sdh jalan dr Allah. RencanaNya jauh indah drpd rencana kita. Never regret, be thankful for what we have. Brti klo lg d jogja ktemuan yuk 🙂

    1. In syaa Allah no regret Ina ^^. It’s kinda opening another new chapter of our journey. Abis Ramadhan in syaa Allah bakal ada d Gunungkidul bbrapa waktu. Kalau main ke Jogja diusahain nyamperin Ina & babies lucunya ^^, in syaa Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s