Ini bukan tentang Iceberg theory dari Sigmund Freud maupun penulis terkenal Ernest Hemingway. Namun, ini adalah yang cara sederhana menurut saya untuk menjelaskan pandangan kita terhadap orang lain. 

Tidak sedikit orang yang langsung menghakimi hal yang ia dengar, lihat atau baca tanpa tabayyun atau mencari tahu lebih jelas tentang kebenarannya. Padahal apa yang terlihat itu bisa jadi hanya sebagian kecil dari kenyataan yang lebih besar atau bahkan justru salah sama sekali. Apa yang kita lihat atas hidup orang lain hanyalah sebagian kecil saja. Kita tidak akan benar-benar tahu apa yang mereka jalani atau simpan baik-baik dari pandangan orang lain. 

Hanya karena kita mengalami atau tidak mengalami sesuatu hal, belum tentu semua orang mengalami hal yang sama. Bisa jadi, orang lain tersebut justru mengalami yang lebih dahsyat dari pengalaman kita sendiri. 

Hanya karena kita tidak melihat atau mendengar langsung, tidak berarti sesuatu tidak terjadi. Bisa jadi, hanya kita sendiri yang tidak tahu sementara orang lain lain tahu. 

Hanya karena kita tidak melihat orang lain melakukan sesuatu hal, bukan berarti ia tak pernah melakukan atau tidak tahu. Bisa jadi, ia memang tidak ingin menampakkannya kepada orang lain.

Maka, marilah bersikap bijak saat berhadapan dengan orang lain. Sampaikan sesuatu dengan jelas tanpa bermaksud menggurui atau sok lebih tahu. Sampaikan sesuatu dengan memastikan bahwa lawan bicara dalam “frekuensi” yang sama dengan yang kita inginkan. Sampaikan sesuatu tanpa merasa kita lah yang paling tahu ataupun benar. 

Pilihan kata kadang berpengaruh dalam diterima atau tidaknya suatu pesan oleh pendengar atau lawan bicara. Anggap saja pesan atau komentar kita adalah perahu yang menuju gunung es dari sosok orang lain. Kalau ternyata perahu kita “sok tahu” bisa jadi justru menabrak bagian gunung es yang tersembunyi dan justru tenggelam. Maksudnya, jika kita menganggap remeh orang lain dan ternyata dia lebih dari yang kita sangkakan bisa jadi omongan kita tidak akan dianggap. 

Jadi, menurut saya, lebih baik selalu berfikir bahwa “Saya tidak tahu apapun tentang orang lain, karenanya saya harus bersikap positif dan menghargai terhadapnya.” Selain itu, perlu selalu diingat untuk bersikap rendah hati karena kita tidak tahu siapa sebenarnya sosok orang yang kita hadapi. Keep positive thinking, stay humble and down to earth. 

Bagi saya pribadi, berpikir bahwa kita lebih tahu atau paling tahu sementara orang lain tidak, juga termasuk sikap yang tidak baik. Karena dari pemikiran semacam itu biasanya akan cenderung melahirkan sikap yang merendahkan atau prasangka negatif bahwa orang lain lemah ilmu. 

Dalam Islam, kita diminta untuk selalu berfikir positif tentang orang lain. Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain” (Al-Hujurat : 12)

Kita tidak boleh tajassus atau mencari-cari kesalahan orang lain dengan memata-matai atau menyelediki kehidupannya. Dalam hadits juga disebutkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
 
إِيَّا كُمْ وَالظَّنَّ فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيْثِ وَلاَ تَحَسَّسُوا وَلاَ تَجَسَّسُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَتَدَابَرُوا وَلاَتَبَاغَضُوا وَكُوْنُواعِبَادَاللَّهِ إحْوَانًا
“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara.”[3]

Tentang tajassus selengkapnya bisa dibaca di sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s